Ketika nol berubah menjadi satu. Lalu naik perlahan menjadi sembilan.
Ketika masih berupa bibit, hingga tumbuh perlahan menjadi Pohon
Ekspektasi. Ketika awalnya masih berbentuk larva, yang kemudian
berkembang menjadi kupu-kupu bersayap halus yang menggelitik.
Ketika senyum dan keberadaan yang (tadinya) terabaikan, menjadi sesuatu yang selalu dinanti.
Ketika (tadinya) biasa, menjadi sesuatu yang luar biasa.
-penceritahujan-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar